Bupati Hadiri Rapat Paripurna DPRD Bahas Ranperda APBD Minahasa 2026

TONDANO, identitasnews.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Minahasa menggelar Rapat Paripurna dalam rangka Pembicaraan Tingkat l terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang APBD Kabupaten Minahasa tahun Anggaran 2025, Jumat (28/11/2025) bertempat di Ruang Sidang DPRD Minahasa

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Minahasa Drs Robby Longkutoy MM tersebut dihadiri Bupati Minahasa Robby Dondokambey, S.Si., MAP Sekda Minahasa Dr. Lynda Deisye Watania, MM., M.Si. Wakil Ketua l DPRD Minahasa Putri Marlin Pontororing, SE., MM. Wakil Ketua ll DPRD Minahasa Adrie Kamasi, SH, MH.

Dalam Sambutan Bupati Minahasa Robby Dondokambey mengatakan Rapat Paripurna ini adalah sebuah tahapan yang sangat strategis dalam menyusun arah pembangunan dan tata kelola keuangan daerah untuk satu tahun ke depan.

“APBD bukan hanya sekadar dokumen anggaran, tetapi merupakan wujud komitmen bersama pemerintah daerah dan DPRD dalam mengelola potensi, mengatasi tantangan, serta mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat minahasa secara menyeluruh,” kata Bupati

Pada kesempatan tersebut Bupati juga menyampaikan gambaran umum Raperda APBD tahun 2026, yang dirancang dengan berlandaskan prioritas pembangunan daerah sebagaimana RPJMD dan berbagai regulasi terkait

kebijakan nasional yang wajib diikuti pemerintah daerah tantangan ekonomi dan sosial masyarakat kebutuhan pembangunan yang bersifat mendesak dan strategis.

“prioritas pembangunan daerah sebagaimana rpjmd dan berbagai regulasi terkait;

  1. kebijakan nasional yang wajib diikuti pemerintah daerah;
  2. tantangan ekonomi dan sosial masyarakat;
  3. kebutuhan pembangunan yang bersifat mendesak dan strategis.
    adapun ringkasan apbd tahun anggaran 2026, adalah sebagai berikut:
    a. pendapatan daerah, ditetapkan sebesar rp. 1.126.800.207.421,00 (satu triliun seratus dua puluh enam miliar delapan ratus juta dua ratus tujuh puluh empat ribu empat ratus dua puluh satu rupiah), yang terdiri dari:
    – pendapatan asli daerah, sebesar rp. 128.725.317.423,00 (seratus dua puluh delapan miliar tujuh ratus dua puluh lima juta tiga ratus tujuh belas ribu empat ratus dua puluh tiga rupiah);
    – pendapatan transfer, sebesar rp. 973.254.286.602,00 (sembilan ratus tujuh puluh tiga miliar dua ratus lima puluh empat juta dua ratus delapan puluh enam ribu enam ratus dua rupiah);
    – lain-lain pendapatan daerah yang sah, sebesar rp. 24.820.603.396,00 (dua puluh empat miliar delapan ratus dua puluh juta enam ratus tiga ribu tiga ratus sembilan puluh enam rupiah).
    b. belanja daerah, ditetapkan sebesar rp. 1.147.926.030.877,00 (satu triliun seratus empat puluh tujuh miliar sembilan ratus dua puluh enam juta tiga puluh ribu delapan ratus tujuh puluh tujuh rupiah), yang terdiri dari:
    – belanja operasi, rp. 879.538.916.185,28 (delapan ratus tujuh puluh sembilan miliar lima ratus tiga puluh delapan juta sembilan ratus enam belas ribu seratus delapan puluh lima koma dua puluh delapan rupiah);
    – belanja modal, rp. 47.257.509.232,72 (empat puluh tujuh miliar dua ratus lima puluh tujuh juta lima ratus sembilan ribu dua ratus tiga puluh dua koma tujuh puluh dua rupiah);
    – belanja tidak terduga, rp. 6.500.000.000,00 (enam miliar lima ratus juta rupiah);
    – belanja transfer, rp. 214.629.605.459,00 (dua ratus empat belas miliar enam ratus dua puluh sembilan juta enam ratus lima ribu empat ratus lima puluh sembilan rupiah).
    c. pembiayaan daerah, yang terdiri dari:
    – penerimaan pembiayaan daerah sebesar rp. 33.000.000.000,00 (tiga puluh tiga miliar rupiah);
    – pengeluaran pembiayaan daerah sebesar rp. 11.874.176.544,00 (sebelas miliar delapan ratus tujuh puluh empat juta seratus tujuh puluh enam ribu lima ratus empat puluh empat rupiah);
    – pembiayaan netto sebesar rp. 21.125.823.456,00 (dua puluh satu miliar seratus dua puluh lima juta delapan ratus dua puluh tiga ribu empat ratus lima puluh enam rupiah).
    d. total apbd tahun anggaran 2026, adalah sebesar rp. 1.159.800.207.421,00 (satu triliun seratus lima puluh sembilan miliar delapan ratus juta dua ratus tujuh ribu empat ratus dua puluh satu rupiah).
    selanjutnya, penyusunan apbd tahun anggaran 2026 kami arahkan pada penguatan sektor-sektor berikut:
  4. peningkatan kualitas pelayanan dasar, pendidikan yang inklusif dan meningkatkan mutu layanan kesehatan hingga tingkat desa/kelurahan serta pengentasan kemiskinan dan perlindungan sosial;
  5. pengembangan ekonomi lokal dan ketahanan pangan dengan pemberdayaan umkm, industri kreatif, dan ekonomi wisata penguatan pertanian, perkebunan, perikanan, serta pasar rakyat dalam mendorong investasi daerah;
  6. pembangunan infrastruktur yang merata dan berkelanjutan;
  7. reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan penguatan dengan akuntabilitas dan efisiensi belanja daerah serta peningkatan kualitas sdm pemerintahan.
    Bupati berharap pembahasan ini berlangsung dengan objektif, konstruktif, dan menepati kepentingan rakyat minahasa serta menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat mulai dari OPD, Koni Minahasa, para, atlet, pelatih dan official yang telah berjuang di ajang porprov xii sulawesi utara tahun 2025.

Baca juga: PWI Matangkan Kick Off HPN 2026 Banten, Jalan Sehat Bersama Kapolri dan Gubernur Siapkan Hadiah Wah
“berkat kerja keras, disiplin, serta totalitas yang ditunjukkan, Kabupaten Minahasa berhasil meraih peringkat ke-2 perolehan medali juara umum dua. sebuah prestasi luar biasa yang membuktikan bahwa minahasa memiliki banyak talenta unggul dan semangat juang yang tidak pernah padam,” jelasnya

Bupati juga mengatakan kita akan segera memasuki perayaan natal dan tahun baru, momen yang penuh sukacita bagi masyarakat Minahasa. dalam menyambut hari besar ini, pemerintah daerah sedang melakukan langkah-langkah strategis seperti stabilitas harga pangan melalui monitoring pasar melalui dinas terkait, penguatan produksi pangan lokal agar minahasa tetap mandiri dan siap menghadapi fluktuasi harga barang, koordinasi lintas instansi untuk mengantisipasi lonjakan harga dan hambatan distribusi dan operasi pasar dan gelar pangan murah.

Baca juga: Dualisme PWI Kalbar Berakhir, Kundori Cabut Laporan Polisi Sebagai Simbol Rekonsiliasi
“kiranya kami berharap masyarakat dapat merayakannya dengan aman, tertib, lancar, serta tanpa kekhawatiran terhadap harga dan ketersediaan bahan pokok,” tambahnya

Rapat tersebut juga dihadiri, Kapten Czi Sutrisno (Danramil 1302-01/Tondano) mewakili Dandim 1302/Minahasa. Akp Aspri Djohar (Kabag Ops Polres Minahasa) mewakili Kapolres Minahasa. Hiero Eternity B. Lasut, S.H (Kasubsi I Intel) mewakili Kejari Minahasa. Dr. Arody Tangkere, MAP (Asisten II Setdakab Minahasa Bidang Perekonomian dan Pembangunan) Dr. Vicky C.H. Tanor, S.Pi, M.Si (Asisten III Setdakab Minahasa Bidang Administrasi Umum). (rom)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *