KAWANGKOAN, identitasnews.id – Open Turnamen Baca Mazmur Bapak Ibu Pemuda Remaja dan Anak (BIPRA) GMIM yang digelar PKB GMIM Sion Sentrum Sendangan (SSS) Wilayah Kawangkoan, dimulai hari ini Jumat, Sabtu dan Minggu, (18-20/9/2026) di GMIM SSS dan GMIM RUT Sendangan Selatan, calon jemaat baru hasil pemekaran GMIM SSS.
Ketua Panitia Bravi Assa mengatakan Open Turnamen Baca Mazmur BIPRA GMIM yang digelar PKB GMIM SSS, mendapat rekomendasi dari BPMS GMIM dan PKB GMIM. Dengan rekomendasi yang kami peroleh ini menjadi motivasi yang sangat kuat bagi kami untuk menggelar open turnamen yang cukup bergengsi di penghujung periode pelayanan 2021-2026.
“Dan kami sangat bersyukur bahwa animo peserta sangat tinggi. Data yang sudah ada di tangan panitia jumlah peserta telah mencapai 300 lebih peserta per 17 September. Peserta masih akan bertambah mulai lomba ini digelar,” terang Bravi, Kamis (17/9/2026).
Bravi menambahkan kami siap melayani semua peserta dan pendamping dengan baik. Peserta tidak perlu khawatir, apalagi was-was dengan keikutsertaan, aebab dijami semua disiapkan panitia.
“Peserta fokus saja pada perlombaan, sisanya biarlah menjadi tanggung-jawab panitia baik konsumsi dan pelayanan lainnya,” pungkas Bravi.
Ketua PKB GMIM SSS Pnt Febry H Suoth S.Sos, mengaku puas dan terkejut sebab peserta membludak dan diperkirakan masih akan terus bertambah.
“Jujur kami tidak menyangkah jika peserta telah mencapai 300 lebih untuk semua kategori. Bahkan mungkin akan bertambah lagi,” ujar Suoth.
Suoth mengatakan jika peserta terus bertambah hingga pelaksanaan lomba, maka lomba ini menjadi open turnamen tersukses dengan mendatangkan peserta terbanyak dari semua lomba baca mazmur sejenis yang digelar di pelayanan GMIM.
Dia juga menegaskan panitia pelaksana tidak main-main menggelar lomba ini, dikarenakan panitia menyiapkan hadiah total Rp 30 juta rupiah, tropi dan sertivikat dan hadiah hiburan (souvenir) tiap peserta dan alkitab TB 2. Panitia juga menghadirkan juri-juri yang benar-benar profesional sehingga penilaian dijamin penilaian sangat obyektif. Selain itu peserta disiapkan konsumsi oleh panitia.
“Sejak awal kami berkomitmen menggelar open turnamen ini semeriah mungkin dengan hadiah yang sangat spektakuler. Target kami sederhana yakni lomba ini berjalan lancar dan sukses. Namun kami tak menyangkah jika peserta sangat membludak, artinya open turnamen ini memiliki magnet yang cukup kuat sehingga peserta berbondong-bondong mengikuti lomba yang oleh PKB GMIM mengatakan open turnamen ini merupakan ajang tersukses dan memiliki daya tarik yang kuat selama lomba-lomba yang sama di gelar di periode pelayanan ini,” tukas Suoth. (rom)



