Pemkot Tomohon Gelar Gerakan Pangan Murah, Upaya Kendalikan Inflasi dan Jaga Stabilitas Harga

TOMOHON – Pemerintah Kota Tomohon melalui Dinas Pangan Daerah kembali melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai langkah strategis dalam pengendalian inflasi daerah serta menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tengah masyarakat.

Kepala Dinas Pangan Daerah Kota Tomohon, Novie Kainde, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pemerintah untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pangan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

“Kegiatan Gerakan Pangan Murah bertujuan mengendalikan pertumbuhan inflasi daerah sekaligus menyediakan bahan pangan pokok yang murah dan terjangkau bagi masyarakat,” ujar Kainde.

Ia menjelaskan, sasaran pelaksanaan kegiatan adalah masyarakat di Kelurahan Pangolombian, Kelurahan Tondangow, dan wilayah sekitarnya. Program ini mengacu pada kegiatan Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Pangan Daerah Kota Tomohon Tahun Anggaran 2026, dengan pembiayaan yang bersumber dari APBD-DPPA Dinas Pangan Daerah Kota Tomohon.

Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah berlangsung selama 22–23 Juli 2026 di Kelurahan Pangolombian dan Kelurahan Tondangow. Berbagai kebutuhan pokok disediakan, di antaranya beras, bawang merah, bawang putih, serta komoditas pangan lainnya dengan harga di bawah harga pasar.
Dalam pelaksanaannya, Dinas Pangan Daerah mendapat dukungan dari Perum BULOG Kanwil Sulawesi Utara dan Gorontalo, distributor dan pelaku usaha bidang pangan, serta Pemerintah Kelurahan Pangolombian dan Pemerintah Kelurahan Tondangow.

Novie Kainde berharap Gerakan Pangan Murah dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika harga pangan.

Kegiatan tersebut juga menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kota Tomohon dalam menjaga ketersediaan pangan, mengendalikan inflasi daerah, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui stabilisasi pasokan dan harga pangan.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *