TOMPASO, identitasnews.id – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pacuan Kuda Pordasi Seri 2 tahun 2026, siap digelar di Gelanggang Pacuan Kuda Maesa Tompaso Kabupaten Minahasa Sulut, Sabtu (24/10/2026) besok.
Sekretaris Pordasi Kabupaten Minahasa Wanly Lempo yang juga Hukum Tua Desa Pinabetengan Selatan mengatakan, kejurnas Seri 2 ini dipastikan bakal berlangsung seru dengan hadirnya 14 kontingen dari berbagai daerah di Indonesia, di antaranya Aceh, Sumatera Barat, Jawa Timur, DKI Jakarta, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, NTT, hingga tuan rumah Sulawesi Utara. Total sebanyak 88 ekor kuda terbaik nasional dipastikan ikut ambil bagian dalam kejuaraan ini.
“Sulawesi Utara, tepatnya Kabupaten Minahasa, sebagai tuan rumah sudah siap menggelar iven bergengsi ini,” ujar Lempoy, Jumat (23/10/2026).
Sebanyak 16 kelas akan dipertandingkan dalam lomba ini dan akan diikuti oleh 89 kuda-kuda pilihan dengan meraih total hadiah uang pembinaan Rp 700 juta.
Bagi Sulut dan Minahasa, kejurnas ini merupakan penantian panjang kurang lebih 8 tahun.
Dengan digelarnya Kejurnas Seri 2 ini, maka mata pecinta olah raga berkuda nasional tertuju pada Kabupaten Minahasa tepatnya digelanggang Pacuan Kuda Maesa Tompaso.
“Minahasa menjadi perhatian nasional kali ini. Dan pastinya ini membawa berkah tersendiri bagi Minahasa dan Tompaso khususnya, baik lokasi gelanggang pacuan kuda Maesa, namun lebih dari itu Tompaso Raya selalu menjadi pembahasan utama pecinta kuda nasional sebab disinilah pusat peternakan kuda di Sulut yang banyak melahirkan kuda-kuda hebat dan sering menjadi juara dalam berbagai iven,” tuturnya.
Minahasa dan Tompaso Raya akan selalu diingat dan dikenang sebagai sarangnya peternakan kuda pacu dan pencetak atlit profesional berkuda di tanah air.
“Dan saya kira yang tak kalah penting selain target Kontingen Sulut meraih juara umum. Minahasa dan Tompaso Raya harus menjadi tuan dan nyonya rumah yang baik bagi para tamu yang datang darj berbagai tempat di negeri ini. Sebab selain itu Minahasa juga banyak memiliki obyek wisata dan pusat kuliner yang menjanjikan. Hal ini tentu mampu memberi dampak yang luar biasa bagi Minahasa secara umum,” pungkasnya. (rom)















