KAWANGKOAN, identitasnews.id – Kawasan Jembatan Kelurahan Kinali Satu yang menghubungkan Desa Tondegesan Raya, terbakar. Pepohonan yang kering akibat kemarau panjang dan sampah yang dibuang masyarakat di kawasan tersebut menyebabkan api mudah menyalah dan membakar area jembatan tersebut.
Pantauan wartawan media ini, kawasan tersebut terbakar tanpa diketahui sumber api dari mana. Sejumlah masyarakat yang berada dikawasan tersebut mengaku tidak tahu dari mana sumber api.
” Tidak tahu sumber api dari mana. Saat kami melewati kawasan ini, api sudah membesar dan membakar pepohonan dan sampah yang berserakkan di sekitar jembatan,” ujar Jhon dan Meydi .
Sejumlah masyarakat pun tak tinggal diam. Pemadaman seadanya dilakukan dengan gesit dan cepat agar api tidak meluas.
Camat Kawangkoan Stenly Umboh SSTP MAP, saat ditemui, mengatakan usai menerima laporan dari pemerintah kelurahan setempat, langsung bergegas dan meminta masyarakat untuk segera melakukan tindakan apapun agar api tidak meluas.
” Puji Tuhan, masyarakat sangat tanggap, dan langsung melakukan pemadaman seadanya. Berbekal mobil pick up dan tong air yang telah terisi air, secara swadaya melakukan pemadaman,” tutur Umboh.
Tak berlangsung lama Mobil Damkar milik Pemkab Minahasa tiba dilokasi.
Api mampu dipadamkan oleh Damkar dan masyarakat berkat alat pemadam seadanya. Asap hitam yang memyembul, akhirnya hilang dan suasana pun mulai sunyi, setelah sejumlah kawasan tersebut di penuhi warga yang datang dari kelurajan Kinali Satu dan sekitarnya dan masyrakat yang melewati kawasan tersebut. Nampak juga sejumlah aparat kepolisian Polsek Kawangkoan berjibaku memadamkan api.
Umboh kemudian berpesan, kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati. Terlebih para pengguna jalan agar tidak melempar puntung rokok sembarangan. Kepada masyarakat diminta untuk tidak sembarang membakar baik sampah maupun kebun. (rom)














