KAWANGKOAN, identitasnews.id – Musim Kemarau yang melanda daerah ini, sepertinya belum memperlihatkan tanda bahwa cuaca ekstrim ini akan berakhir. Cuaca yang sangat ekstrim meminta kita untuk tetap waspada dan berhati-hati.
Diakui kekeringan terjadi dimana-mana, kebakaran rumah, gedung, lahan dan lainnya menjadi bentuk peringatan bahwa kita harus tetap waspada. Hal ini diungkapkan oleh Hukum Tua Desa Kanonang Lima Kecamatan Kawangkoan Barat Drs Danny Iroth, saat ditemui wartawan media ini, Selasa (29/9/2026).
“Sepertinya musim kemarau belum akan berakhir. Saya ingatkan kepada masyarakat agar tetap waspada dan berhatit-hati,” ujarnya.
Lanjut dikatakan Danny, musim kemarau atau El Nino, diakui telah menyulitkan masyarakat. Banyak lahan pertanian yang terpaksa tak bisa diolah. Praktis dari sektor ini masyarakat tidak mendapatkan penghasilan. Padahal sektor pertanian menjadi tumpuan utama. Musim kemarau juga membuat masyarakat sulit untuk beraktivitas. Praktis tak ada yang bisa di harapkan untuk mendongkrak pendapatan.
“Pemerintah desa hanya bisa mengingatkan bahwa dampak dari musim kemarau ini, masyarakat mengalam banyak kesulitan,” terangnya.
Namun Iroth optimis bahwa keadaan ini akan segera berakhir. Masyarakat akan kembali ke ladang, dan kembali beraktivitas seperti biasa, mengolah lahan pertaniannya serta memaksimalkan pekerjaan lainnya yang bisa menghasilkan.
“Ini sebenarnya adalah sebuah pelajaran berharga yang harus kita terima dan pahami. Kita harus berlajar dan keadaan dan situasi yang kita alami. Sebab apapun ceritanya, hidup dalam situasi apapun mengajarkan kita untuk bisa melihat kedepan dan optimis bahwa badai apapun akan berakhir,” paparnya. (rom)














