Wabup Minahasa Melayat Almarhuma Gembala GPDI PusatTondano

TONDANO, identitasnews.id – Duka cita menyelimuti keluarga besar Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Pusat Tondano atas berpulangnya Almarhumah Pdt Dr Lieke Repi Wuisan, yang tutup usia 86 tahun 4 bulan 20 hari.

Wakil Bupati (Wabup) Minahasa, Vanda Sarundajang, SS MAP, hadir melayat ke rumah duka yang berlokasi di Gedung Gereja GPdI Pusat Tondano, Rabu (4/11/2026).

Kehadiran Wakil Bupati merupakan wujud perhatian dan rasa sepenanggungan Pemerintah Kabupaten Minahasa terhadap keluarga yang sedang berduka, sekaligus memberikan penghormatan terakhir kepada almarhumah yang semasa hidupnya dikenal sebagai Gembala GPdI Pusat Tondano.

Dalam kesempatan tersebut, Vanda Sarundajang menyampaikan ungkapan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga besar almarhumah, serta seluruh jemaat GPdI yang kehilangan sosok pemimpin rohani yang telah mengabdikan diri dalam pelayanan gereja.

Menurutnya, kepergian seorang gembala bukan hanya menjadi kehilangan bagi keluarga, tetapi juga meninggalkan duka bagi jemaat dan lingkungan pelayanan yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya.

Dengan penuh ketulusan, Vanda Sarundajang menyampaikan penghormatan terakhir sekaligus doa penghiburan bagi keluarga dan seluruh jemaat yang ditinggalkan.

“Selamat jalan Oma Gembala Pdt. Dr. Lieke Repi Wuisan. Kiranya Tuhan Yesus, sumber penghiburan sejati, senantiasa menguatkan dan menghibur keluarga serta seluruh jemaat yang ditinggalkan,” ujar Wabup.

Kehadiran Vanda Sarundajang di tengah keluarga dan jemaat yang berduka menjadi bentuk nyata kepedulian serta kedekatan pemerintah dengan masyarakat, tanpa membedakan latar belakang maupun golongan.

Pemerintah Kabupaten Minahasa turut mendoakan agar keluarga besar almarhumah diberikan kekuatan, ketabahan, dan penghiburan dari Tuhan Yang Maha Kuasa dalam menghadapi masa kehilangan ini.

Selamat jalan, Oma Gembala. Kiranya segala pengabdian dan pelayanan yang telah ditorehkan semasa hidup menjadi kenangan berharga bagi keluarga, jemaat, dan semua orang yang pernah merasakan kasih serta keteladanan almarhumah. (rom)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *