6 Bulan Sebagai Penjabat Bupati Sangihe, dr Rinny Tamuntuan: Kerja Keras dan Kerjasama Kuncinya

SANGIHE, identitasnews.id – Sejak dipercayakan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri dan di lantik oleh Gubernur Provinsi Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE pada tanggal 22 Mei 2022 menjadi Penjabat Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe dr. Rinny Tamuntuan sudah bekerja keras dan berbuat yang terbaik untuk daerah Tampungang Lawo.

Dalam wawancara dengan wartawan Identitasnews.id di sela-sela kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Papanuhung Tampungang Lawo Rumah Jabatan Bupati, Jumat (25/11/2022) dr. Rinny Tamuntuan menuturkan beberapa hal yang sudah dilakukan dengan hasil yang dicapai bahkan hal-hal yang sedang dan sementara dilakukan untuk membangun Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Menurut Tamuntuan, beberapa hal yang sudah dilakukan selama pemerintahan yang dimulai sejak bulan Mei 2022 dipercayakan sebagai Penjabat Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe yaitu pertama dari sisi budaya, sudah ada beberapa hal yang kita masukan di dalam HAKI menjadi hak paten oleh Kabupaten yaitu dari budaya Kabupaten Kepulauan Sangihe “Masamper”, kemudian ada beberapa musik yang sudah mulai punah musik lide, tagonggong kemudian kain Koffo, kain batik.

“Tahun depan kita akan membuat kain khusus khas Kabupaten Kepulauan Sangihe yang di buat atau diproduksi di daerah kita yaitu batik kain Koffo” kata Tamuntuan.

Kemudian dari beberapa kegiatan-kegiatan pemerintahan, ada beberapa juga yang harus kita fokus dan dari kegiatan-kegiatan tersebut harus kita sinergikan dengan pemerintah pusat. Seperti penanganan covid kemudian penanganan kasus-kasus stunting ada di kabupaten. Syukur penanganan itu sudah mulai lebih baik dari sebelumnya, lanjut Tamuntuan.

Itu semua dapat dilakukan karena adanya kerja keras baik dari pemerintah dan juga dari para pejabat-pejabat struktural yang ada di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Mereka juga membantu dari pekerjaan saya sebagai penjabat Bupati dan syukur sudah ada perubahan tentunya dari sejak enam bulan yang lalu, ungkap isteri Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara dr. Fransiskus Andy Silangen, Sp.BD, KBD itu.

Seperti contoh penilaian MCP KPK dari sebelumnya saya masuk ada pada angka 38,3 sekarang sudah naik angkanya menjadi enam puluhan. Tentunya hal ini juga didukung adanya kerja sama yang keras dari para pejabat yang ada di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Begitu juga dari kesehatan sudah lebih baik meskipun masih perlu kerja keras dari pemerintah dan tentunya juga dengan dinas-dinas terkait, tambahnya.

Ia pun tetap berharap kerja keras dan dukungan dari para pejabat-pejabat struktural dan semua komponen pemerintahan yang ada di Kabupaten Kepulauan Sangihe ke depan untuk kelanjutan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Untuk itu, perlu kerja keras dan kerjasama dari semua elemen pemerintahan dan masyarakat. Kerja keras dan kerjasama itu kuncinya, tutup Tamuntuan.(ADVE/Jantje)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *