Minahasa, identitasnews.id – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sam Ratulangi melaksanakan kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) bertajuk “Pembelajaran Lingkungan Hidup untuk Meningkatkan Kesadaran Ekologis Siswa SD 141 GMIM Warembungan Kecamatan Pineleng Kabupaten Minahasa – Sulawesi Utara.”
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 21 Agustus 2026, dengan melibatkan siswa kelas 4, 5, dan 6 SD 141 GMIM Warembungan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memberikan pembelajaran lingkungan hidup secara lebih kontekstual kepada siswa sejak usia sekolah dasar.
Tim penyuluh dalam kegiatan tersebut terdiri dari Dr. Ratna Siahaan, M.Si., Fajar Y.S.T. Hutagalung, S.Si., M.Si., dan Dr. Rooitje R.H. Rumende, S.Si., M.Kes.

Pembelajaran dalam kegiatan PKM diarahkan pada sejumlah materi lingkungan hidup, antara lain fungsi hutan, pemeliharaan kebersihan lingkungan, serta pemilahan sampah organik dan anorganik. Penyampaian materi dilakukan melalui penyuluhan, diskusi interaktif, demonstrasi, dan praktik langsung yang melibatkan siswa.
Perlu diketahui, kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatan kesadaran siswa dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah, termasuk kebiasaan membuang sampah serta keterbatasan pembelajaran lingkungan yang bersifat praktik dan partisipatif. Lingkungan sekolah juga memiliki potensi sebagai media pembelajaran kontekstual yang dapat dimanfaatkan dalam proses pendidikan.
Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya mendapatkan pemahaman secara teoritis, tetapi juga dilibatkan dalam praktik pemilahan sampah organik dan anorganik. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu siswa memahami pentingnya menjaga lingkungan sekaligus membangun kepedulian terhadap kondisi lingkungan di sekitar mereka.
Kesadaran ekologis menjadi salah satu aspek penting yang perlu ditanamkan sejak usia dini. Sekolah dasar memiliki peran strategis dalam membentuk sikap dan perilaku peduli lingkungan melalui pembelajaran yang terintegrasi dengan pendidikan lingkungan hidup.
Dari kegiatan PKM tersebut, kesadaran ekologis siswa SD 141 GMIM Warembungan ditunjukkan melalui peningkatan pemahaman mengenai fungsi hutan, kebersihan lingkungan, serta praktik pemilahan sampah organik dan anorganik. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan pembelajaran lingkungan hidup yang lebih aktif dan partisipatif di lingkungan sekolah. (red)















