TONDANO, identitasnews.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tondano bersama Aparat Penegak Hukum (APH) melaksanakan kegiatan penggeledahan dan tes urine terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) serta pegawai. Kegiatan ini merupakan langkah deteksi dini sekaligus upaya memperkuat pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban, khususnya HALINAR (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba) di lingkungan pemasyarakatan.
Kegiatan tersebut melibatkan unsur Polres Minahasa, Kodim 1302/Minahasa, dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Utara. Petugas gabungan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh di area hunian WBP dengan mengedepankan profesionalitas, humanis, serta tetap berpedoman pada ketentuan yang berlaku.
Dalam pelaksanaan penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang yang dilarang berada di dalam Lapas. Barang-barang tersebut kemudian diamankan untuk dilakukan penanganan sesuai dengan ketentuan. Sementara itu, dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan handphone maupun narkoba di dalam area hunian.
Selain penggeledahan, dilaksanakan pula tes urine terhadap WBP dan pegawai Lapas Tondano. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya deteksi dini untuk mencegah penyalahgunaan narkotika sekaligus memastikan komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba.
Kapolsek Toulimambot, Ipda Stenly Carundeng, menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Kami mendukung penuh kegiatan penggeledahan dan tes urine ini sebagai upaya bersama mencegah HALINAR serta menjaga keamanan dan ketertiban di Lapas Tondano,” ujar Ipda Stenly, Jumat (18/9/2026).
Kepala Lapas Kelas IIB Tondano, Yulius Jum Hertantono, melalui Kasi Adm Kamtib, Hendra S. Balowahani, menegaskan bahwa pencegahan HALINAR membutuhkan pengawasan yang konsisten serta sinergi antara Lapas dan APH.
“Penggeledahan dan tes urine ini merupakan langkah deteksi dini sekaligus bentuk komitmen kami dalam mencegah HALINAR. Kami akan terus memperkuat pengawasan dan sinergi bersama APH agar Lapas Tondano tetap aman, tertib, dan bebas dari narkoba,” ujar Hendra.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi Lapas Tondano bersama APH dalam memperkuat keamanan dan ketertiban serta mencegah masuknya barang-barang terlarang dan penyalahgunaan narkotika. Langkah tersebut akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari HALINAR. (rom)














