LMI Minahasa Minta Polri Perkuat Moral dan Integritas

TONDANO, identitasnews.id – Akhir-akhir ini moral dan integritas Polri benar-benar di uji. Berbagai peristiwa kriminal mulai dari dugaan pembunuhan dan kepemilikan narkoba, serta kasus lainnya yang melibatkan oknum Polri, menjadi tanda awas bahkan bom waktu yang siap meledak kapan saja bagi Institusi Polri.

Wakil Tonaas Satu Laskar Manguni Minahasa Haji Sharir Masloman SH, mengatakan Polri saat ini berada dalam sejarah kelam akibat ulah oknum yang tak memiliki moral dan etika.

“Marwah Kepolisian tergerus oleh karena kesombongan dan keangkuhan oknum polisi yang memandang bahwa pangkat yang ada dipundaknya, seragam dan atribut kepolisian mentolerir dirinya berbuat apa saja, bahkan menghilangkan nyawa manusia sekalipun. Situasi ini jelas memilukan dan memalukan institusi bagi institusi yang katanya pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat,” terang Masloman.

Kepolisian harus benar-benar mengevaluasi diri. Reformasi Kepolisian harusnya menjadi pijakan awal untuk berbenah jika memang ingin dan serius berbenah.

Mental aparat harus menjadi pertimbangan utama untuk diperbaiki, sejak perekrutan, pendidikan hingga saat bertugas atau berdinas.

Masloman, menegaskan aparat keamanan harus menjadi solusi penegakan hukum di negeri ini. Institusi kepolisian harus bersikap profesional, terukur dalam menjalankan tugas.

“Polri harus menjadi institusi yang dipercaya publik, memperjuangkan keadilan, kebebasan, transparansi, dan demokrasi bagi rakyat Indonesia ,” pungkasnya.

Berkaca dari semua gejolak yang kini tersaji di ruang publik akibat ulah oknum polisi.
Polres Minahasa harus mampu menempatkan diri dan citra sebagai institusi yang benar-benar profesional, melindungi masyarakat, adil dan transparan. Polres Minahasa jangan sampai terjebak pada tindakan yang merugikan banyak orang apalagi institusi.

“Saya berharap Kapolres Minahasa mampu mengarahkan anak buahnya menjadi polisi yang profesional, santun, beretika, serta berahklak agar tetap dirindukan dan dicintai masyarakat ,” tegasnya.

Masloman menghimbau mari selamatkan Institusi Polri dari tindakan-tindakan tak terpuji oleh oknum yang sengaja mempermainkan institusinya.

“Kembalikan institusi ini pada tempatnya. Hindari tindakan-tindakan yang tak berwibawa dan hanya mencederai institusi yang selama ini sangat disanjung-sanjung. Tindakan tegas dan terukur tetap diberikan kepada oknum yang mempermalukan institusi. Jadikan Polri sebagai institusi milik seluruh rakyat Indonesia. Polri sebagai pengayom, pelindung dan pelayanan masyarakat harus tetap teguh dalam hati dan jiwa setiap insan Polri, ” harap Masloman, Rabu (25/2/2026). (rom)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *