SANGIHE.Identitasnews.id – Perayaan Natal Oikumene Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe tahun 2025 yang digelar di Papanuhung Santiago Tampungang Lawo Rumah Jabatan Bupati, Senin (08/12/2025) menjadi simbol kerukunan di Indonesia.

Natal Oikumene tersebut dihadiri oleh Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, SE., MM dan Wakil Bupati Tendris Bulahari, Unsur Forkopimda, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ferdy Sondakh, SE, Sekretaris Daerah Melanchton Harry Wolff, ST., ME, Ketua TP-PKK Ny. Cherry S. Thungari Soeyoenus, SE, Sekretaris TP-PKK Ny. Agnes Bulahari Walukow, SE, para Asisten Setda, para Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah serta para ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Hadir pula dalam Natal Oikumene tersebut Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Ketua Umum Sinode GMIST, para Pendeta dari semua denominasi gereja, tokoh adat, tokoh agama dan tokoh masyarakat serta undangan lainnya.

Ibadah perayaan Natal Oikumene Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe tahun 2025 mengangkat tema : “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga” dan dipimpin oleh Ketua Umum Sinode GMIST Pdt. Dr. Welman Boba dengan mengambil bacaan Alkitab dari Injil Matius 1 : 21 – 24.
Prosesi pemasangan lilin dalam perayaan Natal Oikumene tersebut dilakukan oleh Bupati bersama ibu, Wakil Bupati bersama ibu, Ketua DPRD bersama ibu, Sekretaris Daerah bersama ibu, Ketua Umum Sinode GMIST bersama ibu dan beberapa tamu undangan lainnya.
Perayaan Natal Oikumene tersebut turut dimeriahkan oleh musik bambu Bethesda Sesiwung, paduan suara dari Gereja Masehi Adven Hari Ketujuh dan paduan suara dari Gereja Katolik. Bahkan perayaan Natal Oikumene tahun 2025 ini juga dimeriahkan dengan penampilan tarian dan Hadrah dari warga muslim.

Dengan adanya kebersamaan dan kekompakan dari semua denominasi gereja dan umat kristiani serta umat muslim dalam perayaan Natal Oikumene tersebut, itu menandakan adanya kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Kepulauan Sangihe sebagai simbol kerukunan yang terus terpelihara dan terjaga.
Dalam sambutannya, Bupati Michael Thungari menyampaikan bahwa Natal merupakan momen yang mulia yang mengingatkan kita agar kasih Allah yang dinyatakan dengan kelahiran Tuhan Yesus Kristus Sang Juruselamat.
“Natal adalah menyambut Kristus bukan menyambut manusia. Natal bukan hanya sekedar perayaan, melainkan panggilan untuk menghadirkan kasih, kepedulian dan damai dalam kehidupan kita setiap hari”, kata Thungari.

Lebih lanjut Bupati Michael Thungari mengatakan bahwa perayaan Natal Oikumene yang dilaksanakan saat ini merupakan wujud nyata persaudaraan antara denominasi yang dipersatukan dalam satu iman kepada Kristus.
Bupati menegaskan bahwa melalui perayaan Natal Oikumene ini, kita belajar bahwa perbedaan tradisi dan tata ibadah tidak dapat memisahkan kita sebab kasih Kristus menyatukan seluruh umat dalam satu tubuh, satu sukacita dan pengharapan.
Natal Oikumene juga menjadi ruang bersama bagi gereja, Pemerintah dan masyarakat untuk memperkuat hubungan, mempererat kebersamaan lintas denominasi serta memperteguh komitmen, menghadirkan damai sejahtera di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Kita juga bersyukur bahwa Natal kali ini turut dihadiri oleh Ketua Pengadilan Agama, Ketua Pengadilan Negeri dan Kapolres serta Hadrah yang memperteguh, mempererat dan menjadi bukti nyata kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Kepulauan Sangihe”, ungkap Bupati.

Di sisi lain, perayaan safari natal merupakan wujud nyata kehadiran Pemerintah dalam menyapa masyarakat dari pelosok Kampung dan pulau-pulau. Melalui kegiatan ini Pemerintah berupaya membangun kedekatan, mempererat persaudaraan serta menghadirkan pelayanan rohani bagi seluruh umat, kunci Bupati.
Usai ibadah Natal Oikumene dilanjutkan penyerahan bantuan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, dengan berbagai jenis bantuan yang diserahkan oleh Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Ketua TP-PKK Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sekretaris TP-PKK dan Forkopimda, yang dilanjutkan dengan penyerahan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe.(Jantje/Adve)




























