Perayaan Nataru Berjalan Aman, PCNU Minahasa Apresiasi Pemerihtah dan Aparat Keamanan

TONDANO, identitasnews.id – Perayaan Natal 25 Desember 2025 dan Tahun Baru 1 Januari 2026 (Nataru), di Kabupaten Minahasa, berlangsung aman dan lancar. Hal ini membuktikan bahwa komitmen yang selama ini telah terbangun untuk saling menghormati dan menghargai antar agama, serta narasi bahwa torang samua basudara, makin tertanam dalam hati, sehingga dengan modal itu, maka perayaan hari besar agama di daerah ini selalu berjalan aman dan lancar.

Akan hal ini, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Minahasa Haji Syafaruddin Madeppungeng, mengapresiasi kerja kerja pemerihtah dan aparat keamanan yang saling bahu membahu menjaga dan menciptakan keamanan dan ketertiban serta kedamaian di tengah masyarakat.
” Saya selaku Ketua PCNU Minahasa, mengapresiasi segala upaya dan kerja nyata pemerintah kabupaten dan aparat keamanan Polri, TNI dan lainnya, sehingga persyaan Nataru berjalan aman dan lancar,” ujar Syafaruddin, Selasa (6/1/2026).

Lanjut Syafaruddin, nilai-nilai kebersamaan dan toleransi yang selama ini terus dipupuk dan ditanamkan kepada semua elemen masyarakat oleh pemerintah kabupaten dan aparat keamanan diharapkan terus dilakukan, demi Minahasa yang aman dan damai.

PCNU Minahasa, akan terus membangun komunikasi dan bersinergi dengan pemerintah, aparat keamanan dan semua pihak dalam menciptakan Kabupaten Minahasa yang aman, damai dan nyaman.

Kabupaten Minahasa, terdiri dari beragam agama, dan suku. Modal inilah yang makin memperkuat kebersamaan dan rasa saling hormat dan menghormati antar semua pihak.
” Modal saling hormat dan. menghargai. Serta semangat untuk membangun dalam berbagai perbedaan menuju bingkai persatuan, harus menjadi landasan yang kuat demi Kabupaten Minahasa yang maju dan bermartabat,” tegasnya.

Peran Pemerintah, Polri, TNI dan lembaga atau instansi, bahkan organisasi lainnya, dalam menjaga daerah ini, harus terus didukung bahkan didoakan. Peran tokoh agama dan tokoh masyarakat tetap dibutuhkan, tak terkecuali seluruh lapisan masyarakat dalam menjaga dan menciptakan suasana aman dan damai di tanah Minahasa. (rom)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *