Tomohon Identitasnews.id– Sinergi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kota Tomohon kembali membuahkan hasil nyata bagi masyarakat. Dalam kunjungan kerjanya, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI Maruarar Sirait membawa kabar gembira berupa penambahan kuota bantuan perumahan untuk Kota Tomohon, Jumat (10/04/2026).
Dalam sesi wawancara di sela peninjauan lokasi perumahan Grazia Residence 2, Menteri Maruarar menyampaikan komitmen pemerintah pusat untuk menambah kuota Rumah Subsidi dan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebanyak 500 unit khusus bagi Kota Tomohon.
“Kami berkomitmen menambah kuota bantuan perumahan untuk masyarakat Tomohon, baik melalui rumah subsidi maupun program BSPS, agar semakin banyak warga yang bisa memiliki hunian layak,” ungkap Maruarar.
Kabar tersebut disambut positif oleh Wali Kota Tomohon Caroll J. A. Senduk, S.H. yang secara langsung menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Kementerian PKP.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Tomohon, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Menteri Maruarar Sirait. Penambahan 500 unit bantuan ini sangat berarti dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan hunian layak dan terjangkau,” ujar Senduk.
Menurutnya, tambahan kuota ini menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat akan perumahan yang layak, sekaligus memperkuat upaya pemerintah dalam menekan angka kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan warga.
Hal senada disampaikan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Tomohon Joice Taroreh, yang menyebut bahwa bantuan melalui skema rumah subsidi dan BSPS (bedah rumah) akan segera diproses.
“Program ini akan segera kami tindak lanjuti agar manfaatnya bisa cepat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya.
Penambahan kuota ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan kawasan permukiman di Sulawesi Utara, khususnya di Kota Tomohon, sekaligus mempertegas komitmen bersama dalam mewujudkan hunian yang layak, aman, dan terjangkau bagi seluruh masyarakat.(Echa)





























