Wabup Parapaga Buka Kegiatan MTQ di Mesjid Bawunian

TALAUD, identitasnews.id – Kegiatan pembukaan lomba kegiatan Musabakah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke XXVIII tingkat Kabuten Kepulauan Talaud Tahun 2020 yang dilaksanakan di mesjid Nurul Jihad Bawunian, lingkungan II Bawunian tepatnya di kelurahan Makatara Kecamatan Beo utara, Sabtu (14/3) lalu, Pukul 16.00 Wita.

Kegiatan lomba ini bertemakan “Dengan MTQ kita wujudkan SDM yang unggul, profesional dan Qur’an untuk mewujudkan Indonesia maju”. Tujuan di laksanakannya kegiatan MTQ yakni untuk mempersiapkan Qori dan Qoriah, Hafiz dan Hafizah secara musafi dan musafirah yang akan mengikui MTQ ketingkat Propinsi Sulawesi Utara yang rencananya akan di laksanakan di Kabupaten Kepulauan Sangihe, (5 – 13/4) 2020 mendatang. Kontingen kalifah MTQ yang mengikuti lomba dari tingkat Kecamatan berjumlah 74 orang, dengan waktu pelaksanaan di mulai, Sabtu (14-15/3) kemarin.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud Moktar Arunde Parapaga dalam sambutannya mengatakan kegiatan MTQ ini kiranya dapat dijadikan sebagai ajang untuk melatih keterampilan seni untuk menghafal kitab suci Alqur’an.

“Dan kalau bisa Kabupaten Talaud dapat mengutus tim yang benar- benar bisa bersaing bukan karena soal indahnya kita memuja Allah subahanwata’la Tuhan yang maha kuasa. Akan tetapi dalam rangka kebersamaan sehingga dengan adanya kehadiran Lomba MTQ ini di harapkan dapat semakin maju dan membuat lebih erat lagi wadah Kabupaten Talaud,” ucap Parapaga dalam membawakan sambutan sekaligus membuka kegiatan MTQ tersebut.

Silahkan berkarya silahkan berapresiasi semaksimal mungkin. Sehingga kegiatan keagamaan secara kusus di Talaud ini akan semakin maju. “Saya ucapkan selamat berlomba dan kami pemerintah Kabupaten Talaud akan menunggu dan mengawal siapa yang menjadi duta pemenang yang akan berlomba di Kepulauan Sangihe untuk tingkat provinsi Sulut,” tandas Parapaga.

Ditempat yang sama kepala kantor kementrian agama Hj. Yahwa Wahidin Pasiak, S. Ag, MM, intinya mengucapkan terimah kasih atas apresiasi karena kegiatan MTQ ini adalah di samping kegiatan yang seremonial perayaan seperti ini lebih penting lagi kepada kami, kepada adik – adik kepada jamaah untuk membina dan menata mental dan spritual kita karena masi banyak anak bangsa negeri ini saling menghujat saling menyalahkan.

“maka MTQ ini bukan hanya sekedar serimonial tapi lebih penting membaca alqur’an mereplesikan di dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga kita bisa menata kehidupan bermasyarakat di Talaud di dalam suasana kehidupan yang rukun aman dan damai,” jelas Pasiak. (Donal Lule)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *