LANGOWAN, identitasnews.id – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI Maruara Sirait dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, melakukan kunjungan kerja (kuker) di desa Tempang Dua Kecamatan Langowan Utara, Kamis (9/4/2026).
Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, dan Sekda Minahasa Lynda Watania turut hadir dan mendampingi para menteri.
Kuker tersebut bertujuan untuk memantau langsung pelaksanaan program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) Bedah Rumah di Kabupaten Minahasa tahun anggaran 2026.
Diketahui khusus untuk Kabupaten Minahasa jumlah penerima sebanyak 344 unit tersebar di 14 kecamatan. Tiap penerima, menerima bantuan BSPS (peningkatan kualitas) Rp 20.000.000.
Maruara menegaskan program bedah rumah ini adalah program pemerintah Presiden Prabowo, sebagai tanda pemerintah atau negera hadir.
Menariknya program ini dilakukan secara transparan, dimulai dari proses tender yang dinamakan tender rakyat, tender ini bertujuan untuk menghindari adanya praktek korupsi.
” Program ini merupakan program pemerintahan Prabowo yang bertujuan untuk membantu masyarakat. Dan proses tendernya dilakukan secara transparan. Proses ini baru pertama kali digelar di Indonesia, dan itu digagas oleh Presiden Prabowo ,” ujar Maruara.
Disisi lain, melalui proyek ini
bisa mempekerjakan ribuan masyarakat, ini berarti perputaran ekonomi berjalan. Termasuk dengan pemasok bahan material, yang tentunya mempekerjakan orang.
Lanjutnya, program bedah rumah ini dilaksanakan secara gotong royong atau swadaya, masyarakat bisa menyumbang tenaga dan bahan untuk pembangunan bedah rumah bedah.
“Program ini memiliki banyak keunggulan. Masyarakat penerima bantuan dilibatkan langsung dalam proses tender. Tender rakyat baru pertama kali dilaksanakan di negeri ini, hal ini bertujuan untuk menghindari timbulnya praktek korupsi,” tegasnya.
Wakil Bupati Minahasa, mengatakan pemkab Minahasa menyambut baik program ini. Jumlah penerima bantuan di kabupaten Minahasa tahun ini meningkat signifikan di banding tahun lalu.
“Terima kasih Pak Menteri atas penambahan kuota penerima bantuan di Minahasa. Sebab dibanding tahun lalu, jumlah penerima tahun ini jauh lebih banyak,” tutur Sarundajang.
Turut hadir Mendagri, Kepala Pusat BPS, Sekda Minahasa, Kepala Dinas Perkim Minahasa, Camat Langowan Utara, Hukum Tua Tempang Dua. (rom)












