Bupati Minahasa Bertindak Selaku Irup Hari Pendidikan Nasional ke-67 Tahun 2026

TONDANO, identitasnews.id – Bupati Minahasa, Dr. Robby Dondokambey SSi, MAP, bertindak sebagai inspektur upacara (Irup) dalam rangka Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke-67 tahun 2026 yang digelar di Lapangan Sam Ratulangi Tondano, Sabtu (2/5/2026).

Upacara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang SS, Ketua TP-PKK Ny. Martina Watok Dondokambey-Lengkong, Sekretaris Daerah Dr Lynda Watania, Forkopimda Minahasa, serta Jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa.

Peringatan Hardiknas tahun ini mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”. Dalam kesempatan tersebut, Bupati membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.

Dalam amanatnya, disampaikan bahwa seluruh insan pendidikan—baik pendidik, tenaga kependidikan, maupun para pelajar di dalam dan luar negeri—diajak untuk senantiasa bersyukur atas rahmat Tuhan Yang Maha Esa, sehingga bangsa Indonesia dapat terus menjaga kehidupan yang aman, rukun, dan damai.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa peringatan Hardiknas merupakan momentum refleksi untuk meneguhkan kembali semangat pendidikan nasional. Pendidikan, menurutnya, adalah proses yang dilaksanakan dengan tulus, penuh kasih sayang, serta bertujuan untuk memanusiakan manusia dan mengembangkan potensi kodrati setiap individu.

Ia juga mengutip pemikiran Ki Hajar Dewantara yang menekankan pentingnya sistem pendampingan dan pembinaan dalam dunia pendidikan. Hal tersebut sejalan dengan amanat UUD 1945 serta Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang menegaskan bahwa pendidikan bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa dan membentuk manusia yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, cerdas, serta bertanggung jawab.

Selain itu, dalam arahannya juga disinggung visi pembangunan nasional yang sejalan dengan program Presiden Prabowo Subianto, di mana pendidikan menjadi pilar utama dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul, kuat, dan berdaya saing.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menetapkan sejumlah kebijakan strategis, di antaranya pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan serta digitalisasi pembelajaran. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan sarana yang memadai guna mendukung peningkatan motivasi dan keberhasilan peserta didik.

Upacara berlangsung dengan khidmat dan menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat akan pentingnya kolaborasi dalam memajukan pendidikan demi masa depan bangsa yang lebih baik. (rom)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *