SANGIHE.Identitasnews.id – Dalam upaya memastikan layanan konektivitas tetap terjaga pada saat perbaikan Partial Cup pada jaringan Palapa Ring Tengah Segmen Tahuna – Melonguane, Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menggelar Sosialisasi dan Koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe dan Sitaro di Manado, Selasa (07/04/2026).
Pertemuan strategis tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Michael Thungari, SE., MM bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro serta Direksi BAKTI Komdigi dan pemangku kepentingan lainnya sebagai bagian dari langkah mitigasi terhadap potensi layanan telekomunikasi di wilayah kepulauan.
Dalam rilisnya, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Kepulauan Sangihe Ronald Lumiu, SH, mengatakan bahwa perbaikan ini bersifat terencana dan dilakukan dalam waktu terbatas. Gangguan layanan yang terjadi nantinya juga hanya sementara dan tetap dalam kendali selama masa krusial perbaikan dari tanggal 16 – 24 April 2026 atau selama sembilan hari.
Selama masa perbaikan, pihak BAKTI akan melakukan optimalisasi kapasitas akses internet pada layanan publik. Tercatat sebanyak 106 titik di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan 48 titik di Kabupaten Kepulauan Sitaro telah ditingkatkan kapasitasnya hingga mencapai 200 Mbps guna menjaga stabilitas layanan, jelas Lumiu.
Menurutnya, Pemerintah Daerah telah meminta kepada BAKTI untuk berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media (Ditjen KPM) serta Biro Humas guna memastikan komunikasi publik berjalan transparan dan terbuka.
Ditjen KPM mengusulkan key messages terhadap rencana perbaikan Partial Cut Palapa Ring Tengah Segmen Tahuna – Melonguane antara lain : perbaikan dilakukan terencana, gangguan bersifat sementara dan terkendali, layanan publik prioritas tetap terjaga, seluruh pemangku kepentingan bergerak bersama serta transparansi dan komunikasi terbuka.
Pemerintah juga melakukan mitigasi dengan mengklasifikasikan prioritas layanan internet di sejumlah layanan vital seperti operasional bandara dan layanan publik lainnya, akan menjadi prioritas selama masa perbaikan.
Lebih lanjut Ronald Lumiu menjelaskan bahwa Kabupaten Kepulauan Sangihe telah memiliki internet satelit (Starlink) untuk mengantisipasi blackout selama sembilan hari. Sementara untuk mendukung pelaksanaan Tes Potensi Akademik SD dan SMP yang tetap dijadwalkan berlangsung pada tanggal 6 – 16 April 2026, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan akan menyiapkan 100 unit Starlink.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe berharap BAKTI berkomitmen dan menyampaikan progres perbaikan tersebut per hari untuk dapat diketahui bersama-sama hingga proses perbaikan selesai.(jl)





























