SANGIHE.Identitasnews.id – Untuk menyukseskan kegiatan Sensus Ekonomi 2026, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kepulauan Sangihe mulai melakukan koordinasi dan kerjasama dengan berbagai pihak serta membuka rekrutmen petugas pendataan untuk Sensus Ekonomi 2026 tersebut.
Kepala BPS Kabupaten Kepulauan Sangihe, Eko Siswahto, SST., M.SE kepada sejumlah awak media, Selasa (12/05/2026) mengatakan bahwa dalam hal rekrutmen petugas pendataan, BPS melibatkan masyarakat dan juga menggandeng dosen dan mahasiswa dari dua Perguruan Tinggi yang ada di Kota Tahuna yaitu Politeknik Negeri Nusa Utara dan Akademi Keuangan dan Perbankan (AKP) Tahuna.
Rekrutmen ini dilakukan secara daring sebagai bagian dari tahapan persiapan yang kini tengah dimatangkan bersama Pemerintah Daerah dan berbagai pihak terkait. Proses pendaftarannya resmi sudah dibuka mulai tanggal 8 Mei 2026 melalui portal mitra.bps.go.id.
“Masyarakat yang berminat dapat mendaftar dengan membuat akun sebagai Sobat BPS melalui portal tersebut. Proses pendaftaran hanya dibuka selama empat hari, mengingat waktu persiapan yang cukup singkat sebelum pelaksanaan pendataan”, ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa setelah pendaftaran peserta akan mengikuti tahapan seleksi administrasi yang dilakukan secara online melalui sistem Mitra BPS. Selanjutnya, petugas yang lolos seleksi akan dibekali melalui pelatihan sebelum melakukan kegiatan pendataan yang dijadwalkan berlangsung pada 16 Juni hingga 31 Agustus 2026 mendatang.
Untuk menjadi petugas pendataan, BPS menetapkan beberapa persyaratan umum, di antaranya bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), berusia 18–50 tahun, pendidikan minimal SMA atau sederajat, bersedia bekerja dengan kontrak selama 2,5 bulan, serta sehat jasmani dan rohani, tambah Siswahto.
Kami berharap kesempatan ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menjadi Mitra BPS dan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat berjalan lancar serta menghasilkan data akurat guna mendukung pembangunan ekonomi daerah, kuncinya.(jl)

















