KOMBI, identitasnews.id — Suasana penuh sukacita dan kebersamaan mewarnai pelaksanaan Ibadah Syukur Hari Ulang Tahun (HUT) Desa Ranowangko Dua ke-206 sekaligus memperingati 192 tahun Masuknya Injil di desa tersebut.
Kegiatan berlanjut khidmat di Gereja GMIM Immanuel Ranowangko Dua, Kecamatan Kombi, pada Minggu (2/8/2026).
Acara ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Minahasa, Vanda Sarundajang, S.S., yang didampingi oleh jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Minahasa, antara lain: Staf Ahli Bupati: Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik; Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan; serta Bidang Kemasyarakatan dan SDM,
Kaban Kesbangpol, Kadis PPKB, Kadis LH, Kadis Perpus, Kadis Naker, Kadis PMD, Kabag Kesra, Kabag Prokopim, serta Camat Kombi.
Hadir juga anggota DPRD Minahasa Marvil Rawung, bersama para tamu undangan lainnya.
Refleksi Perjalanan Sejarah dan Pembangunan Karakter
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Vanda Sarundajang menyampaikan ucapan selamat atas nama Bupati Minahasa Robby Dondokambey, pribadi dan Pemerintah Kabupaten Minahasa kepada seluruh masyarakat Desa Ranowangko Dua.
“Kiranya momentum penuh makna ini menjadi kesempatan untuk mengenang perjalanan panjang para leluhur dan para pekabar Injil yang dengan penuh pengorbanan serta semangat pelayanan telah meletakkan dasar kehidupan masyarakat yang beriman, rukun, dan saling menghargai hingga saat ini,” ujar Vanda Sarundajang.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa usia 206 tahun merupakan perjalanan panjang yang dipenuhi berbagai tantangan.
Namun berkat semangat kebersamaan dan budaya Minahasa yang terjaga, desa ini terus berkembang.
Ia juga mengingatkan bahwa pembangunan sejati tidak hanya berfokus pada fisik, tetapi juga karakter dan spiritualitas.
“Peringatan Hari Masuknya Injil mengingatkan kita bahwa pembangunan yang sesungguhnya bukan hanya pembangunan fisik semata, tetapi juga pembangunan iman, karakter, moral, serta kepedulian sosial.
Nilai-nilai kasih, kejujuran, kerja keras, gotong royong, kebersamaan dan pelayanan harus terus menjadi pedoman,” paparnya.
Wabup juga menegaskan komitmen Pemkab Minahasa untuk terus membangun daerah secara merata—mulai dari infrastruktur, kesehatan, pendidikan, ekonomi warga, ketahanan pangan, hingga pariwisata berkelanjutan.
Kendati demikian, ia secara terbuka menyampaikan kondisi tantangan anggaran yang sedang dihadapi. Untuk itu, Pemkab Minahasa mengharapkan partisipasi aktif dan dukungan doa dari seluruh jemaat dan masyarakat.
“Sebab, Efisiensi anggaran yang terjadi di tingkat nasional turut berdampak pada tingkat kabupaten hingga desa, sehingga pemerintah harus menerapkan skala prioritas dalam program pembangunan,” ujar Wabup.
Menyambut bulan Agustus, Vanda Sarundajang turut mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menggelorakan semangat nasionalisme dalam memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
Sesuai Surat Edaran Bupati Minahasa, masyarakat diimbau mengibarkan Bendera Merah Putih secara serentak mulai tanggal 1 hingga 31 Agustus 2026 di pemukiman warga, sekolah-sekolah, hingga perkantoran.
“Sebab ini adalah wujud kecintaan kita kepada bangsa dan negara. Dengan penuh semangat jiwa nasionalisme, mari bersama-sama kita mengibarkan bendera Merah Putih di rumah masing-masing dan tetap terus menjaga persatuan dan kesatuan di antara kita,”* pungkasnya.
(rom)













