Jelang Idul Adha, PDI Perjuangan Laksanakan Kegiatan Penyerahan Hewan Kurban, Simak Pesan Menyejukan Ketua DPC Richard Sualang

Manado, identitasnews.id – Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, DPC PDI Perjuangan Kota Manado melaksanakan kegiatan penyerahan hewan kurban, yang dilaksanakan di Kantor DPC PDI Perjuangan di Jalan Ringroad, Kecamatan Mapanget, Senin (25/05/2026).

Kegiatan penyerahan ini dipimpin langsung oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Manado, Richard Sualang dan didampingi jajaran pengurus DPC, anggota Fraksi PDI Perjuangan, pengurus PAC hingga anak ranting se-Kota Manado.

Ketua DPC PDI Perjuangan, Richard Sualang menyampaikan dalam sambutannya, bahwa kegiatan penyaluran hewan kurban ini menjadi momentum mempererat kebersamaan dan toleransi antar umat beragama, khususnya di lingkungan kader partai.

Lanjutnya, hewan kurban nantinya akan disalurkan ke sejumlah masjid yang berada di lingkungan tempat tinggal pengurus DPC, PAC hingga anak ranting.

“Ini adalah salah satu kegiatan dari DPC PDI Perjuangan Kota Manado bersama fraksi dan juga kawan-kawan PAC. Mudah-mudahan kegiatan ini menunjukkan bahwa PDI Perjuangan sebagai partai nasionalis adalah rumah besar bagi seluruh masyarakat Indonesia, termasuk saudara-saudara kita umat Muslim,” ucap Sualang.

Ia menegaskan, PDI Perjuangan merupakan partai yang terbuka bagi seluruh elemen masyarakat dan memiliki kader dari berbagai latar belakang agama, termasuk umat Muslim yang akan merayakan Hari Raya Idul Adha.

“Di Manado, sebagai bagian dari PDI Perjuangan, kita melaksanakan kegiatan keagamaan ini sebagai bentuk kebersamaan sesama kader dan juga bersama saudara-saudara kita yang akan merayakan Idul Adha. Ini momentum yang baik untuk menyatukan kita semua,” tambahnya.

Sualang juga menegaskan bahwa sebagai partai nasionalis, PDI Perjuangan selalu terlibat dalam berbagai kegiatan keagamaan dan peringatan hari besar keagamaan sebagai bentuk penghormatan terhadap keberagaman di Indonesia.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua Fanny Mantali, Sekretaris Jefry Poli, Jimmy Gosal, Frangko Wangko, Vanda Pinontoan, Jean Sumilat serta Bendahara Aaltje Dondokambey. (*/achel)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *