Manado, identitasnews.id – Rabu 10 Juni 2026, dari 9 Kelurahan yang ada di Kecamatan Malalayang, Kelurahan Malalayang Satu Timur (MalSatim) merupakan hari ke tiga dan kelurahan ke tiga dalam penilaian Lomba Evaluasi Perkembangan Kelurahan Kota Manado 2026.

Kadis Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, Rollies Rondonuwu selaku ketua tim penilai menjelaskan, mereka tidak menerima titipan. Panitia akan bekerja secara objektif dan selektif. Perwakilan Manado yang akan terpilih nanti harus lebih mempersiapkan diri di penilaian tingkat provinsi.
Dalam kesempatan yang sama, Camat Malalayang Jusuf Kapitoy menjelaskan, bahwa potensi besar ada di kecamatan dan kelurahannya.
“Secara maksimal Kelurahan Malalayang Satu Timur sebagai utusan yang telah lama disiapkan, dan kami akan mengangkat potensi yang sangat luar biasa yang tidak ada di kelurahan lain, yaitu rumpun los, ucap Camat malalayang sembari berharap bisa bersaing sampai ke tinggkat Provinsi.
Lurah MalSatim, Meilina A Mamitoho SE menyampaikan dalam selayang pandang kelurahannya lewat profil, Bahwa kelurahannya mempunyai luas wilayah 320,85 Hektar.
Berbatasan langsung dengan Laut Manado di sebelah Utara, Sungai Malalayang di sebelah Timur, Desa Warembungan di sebelah Selatan dan Kelurahan Malalayang Satu serta Kali Malalayang di sebelah Barat.
“Kelurahan kami memiliki 7 lingkungan dengan jumlah penduduk sesuai data 2024 sebanyak 3.355 jiwa dan di 2025 adalah sebanyak 3.339 Jiwa,” ujarnya.
Terkait karakteristik, dipaparkan masyarakatnya yang heterogen dengan mata pencaharian beragam, seperti petani, pedagang. nelayan, pelaku usaha mikro, aparatur sipil negara, TNI/POLRI , karyawan swasta dan lainnya.
Mengenai potensi unggulan turut disebut, dimana sektor perikanan laut dimaksud karena mayoritas penduduk pesisir berprofesi sebagai nelayan tradisional dengan komoditas utama dari usaha pancing ulur.
“Hasil tangkapan bernilai ekonomis tinggi sehingga menopang kebutuhan ekonomi warga lokal secara turun temurun. Kawasan pesisir memiliki lanskap dan pemandangan laut yang sangat potensial untuk dikembangkan menjadi kawasan pemukiman sekaligus destinasi ekowisata berbasis komunitas,” tutupnya.
Perlu diketahui, penilaian Lomba Evaluasi Perkembangan Kelurahan Kota Manado 2026, akan selesai dalam minggu berjalan ini, dan pada Senin tanggal 15 akan masuk dalam penilaian tingkat provinsi.
Dalam kegiatan ini yang menjadi tim penilai terdiri dari Dinas Sosial dan Pemberdayaan, Dinas kesehatan, Bidang Pemerintahan, unsur PKK Kota Manado, dan unsur Pers.
Hadir dalam Kegiatan Evaluasi Perkembangan Kelurahan Tahun 2026 di Kelurahan Sario Utara tersebut Kabag Pemerintahan Triana Almas, unsur terkait, panitia lomba kelurahan, Tim PKK kecamatan dan kelurahan, Lurah, dan Kepala lingkungan. (achel)












