TONDANO, identitasnews.id – Momentum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-36 GMIM Alfa Omega Rinegetan yang dirangkaikan dengan pentahbisan Pastori 3 menjadi ajang memperkuat komitmen pelayanan gereja sekaligus mempererat sinergi antara gereja dan pemerintah dalam membangun masyarakat.
Dalam sambutannya pada Ibadah Syukur yang berlangsung Minggu (5/7/2026), Bupati Minahasa, Dr. Robby Dondokambey, S.Si., M.AP., menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar GMIM Alfa Omega Rinegetan atas perjalanan pelayanan yang telah memasuki usia ke-36.
Menurut Bupati, perjalanan panjang gereja merupakan bukti penyertaan Tuhan yang terus menguatkan jemaat dalam menghadapi berbagai tantangan, sehingga tetap mampu menghadirkan terang dan pengharapan bagi masyarakat.
“Saya mengucapkan selamat atas pentahbisan Pastori 3 yang dinilai bukan sekadar penambahan fasilitas gereja, melainkan wujud nyata komitmen bersama untuk mendukung pelayanan yang semakin berkualitas, nyaman, dan mampu menjawab kebutuhan jemaat,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa gereja memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam membentuk karakter masyarakat yang beriman, rukun, peduli terhadap sesama, serta memiliki tanggung jawab menjaga lingkungan.
“Saya mengajak seluruh warga jemaat untuk berpartisipasi aktif mendukung program ketahanan pangan di Kabupaten Minahasa. Saya mendorong setiap keluarga memanfaatkan pekarangan maupun lahan yang tersedia untuk menanam berbagai komoditas pangan seperti cabai, tomat, sayuran, rempah-rempah, buah-buahan, hingga tanaman produktif lainnya. Potensi peternakan dan perikanan juga diharapkan terus dikembangkan sesuai kemampuan masing-masing keluarga,” tutur Bupati.
Menurutnya, langkah sederhana yang dilakukan secara bersama-sama akan memberikan dampak besar, tidak hanya dalam memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga, tetapi juga menjaga ketersediaan pangan daerah, mengendalikan inflasi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain ketahanan pangan, Bupati turut mengajak seluruh jemaat mendukung Gerakan Indonesia Asri melalui kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Ia mengimbau masyarakat membiasakan hidup bersih, menanam pohon, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, mengelola sampah dengan baik, menjaga sumber air, serta ikut mencegah kerusakan hutan dan lahan.
“Iman kepada Tuhan hendaknya diwujudkan melalui kepedulian terhadap ciptaan-Nya. Lingkungan yang bersih, hijau, dan lestari merupakan warisan berharga yang harus kita jaga bagi generasi mendatang,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh jemaat GMIM Alfa Omega Rinegetan untuk terus menjadi teladan dalam menjaga persatuan, memperkuat semangat pelayanan, serta mendukung setiap program pembangunan demi mewujudkan Minahasa yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera.
Ibadah syukur tersebut berlangsung dalam suasana penuh sukacita dan rasa syukur, menjadi momentum memperkokoh iman sekaligus mempererat kebersamaan antara gereja, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun Minahasa yang diberkati.
Turut mendampingi Bupati Minahasa dalam kegiatan tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Minahasa, jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa, para tokoh gereja, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya yang bersama-sama mengikuti ibadah syukur dan pentahbisan Pastori 3 GMIM Alfa Omega Rinegetan. (rom)












