Manado, identitasnews.id – Berbagai pemberitaan di media terkait kebijakan pemerintah dan rencana aksi unjuk rasa di DPRD Sulut, Penasehat Hukum KSBSI Sulut, Rommel Sondak, mengimbau seluruh massa dan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi.
Menurutnya, perbedaan pandangan terhadap kebijakan pemerintah pusat maupun daerah adalah hal yang wajar dalam demokrasi.
Namun, ia menegaskan agar setiap informasi yang beredar di media disikapi dengan bijak dan tidak memicu suasana yang tidak kondusif.
“Kami mengingatkan seluruh peserta aksi agar tidak terprovokasi oleh pemberitaan yang belum tentu utuh dan berimbang. Sampaikan aspirasi dengan cara yang santun, tertib, dan sesuai aturan,” ucap Rommel, Senin (09/02/2026).
Ia juga menambahkan bahwa aksi unjuk rasa yang direncanakan di DPRD Sulut harus menjadi wadah penyampaian aspirasi yang damai, bukan ajang untuk memperkeruh situasi.
Rommel berharap semua pihak, baik peserta aksi maupun aparat keamanan, dapat bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif demi kepentingan bersama.
“Mari kita jaga Sulawesi Utara tetap aman, karena tujuan kita adalah menyampaikan aspirasi, bukan menciptakan konflik,” tutupnya. (achel)





























