
Manado, identitasnews.id – Keanekaragaman hayati di Propinsi Sulawesi Utara merupakan salah satu bagian penting untuk dikaji maupun dipelajari, mengingat tingginya keanekaragaman, terutama keberadaan ekosistem penyangga di pesisir seperti keberadaan ekosistem Padang Lamun yang memberikan kontribusi bagi kekayaan sektor perikanan yang menguntungkan bagi masyarakat pada umumnya dan nelayan khususnya.
Mirisnya pengenalan masyarakat masih kurang terutama dari segi fungsinya secara ekologis di pesisir, sehingga menyebabkan ekosistem ini terganggu bahkan dapat berujung pada kepunahan.
Hal ini mendorong FMIPA UNSRAT melalui LPPM UNSRAT mengadakan sosialisasi dalam bentuk Program Kemitraan pada Masyarakat (PKM) dengan tema pengenalan jenis lamun dan fungsinya dalam rangka konservasi ekosistem padang lamun pada siswa Sekolah Dasar.
“ mitra kami adalah siswa sekolah dasar juga para Guru, hal ini dimaksudkan untuk memberikan ilmu pengetahuan tentang ekosistem Padang Lamun sejak dini pada siswa sehingga Bersama Guru dapat menjadi motivator untuk melestarikan Lamun baik di sekolah maupun di keluarga masing-masing,” ujar Pience V.Maabuat, S.Si.,M.Si sebagai ketua tim pelaksana.
Adapun kegiatan ini dilaksanakan sejak bulan 15 – 30 Juni 2024 di SDK Pniel Rainis Kecamatan Rainis Kabupaten Kepulauan Talaud yang diikuti oleh para guru dan siswa kelas 5 dan 6 SD serta tim pelaksana dari dosen dan mahasiswa Jurusan Biologi FMIPA.
Kegiatan ini berlangsung baik dan mantra dalam hal ini pihak sekolah mengharapkan agar kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan, terutama dalam hubungannya dengan konservasi ekosistem di Kabupaten Kepulauan Talaud. (red)




























