Wakili Bupati, Sekda Minut Buka Sosialisasi dan Bimtek SPAN LAPOR

Minut, identitasnews.id – Sekertaris daerah Ir Jemmy Kuhu,  MA mewakili bupati minahasa utara  membuka kegiatan program kementrian pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi RI, Sosialisasi dan bimbingan teknis Sistem pengaduan pelayanan publik nasional – Layanan Aspirasi Online Rakyat (SPAN LAPOR) , nara sumber Kementrian PANRB  Rosikin, Ssi, MM di kantor Bapelitbang Minahasa utara, kamis, 15/11/2018.

Dalam sambutan mewakili Bupati Sekda Ir Jemmy Kuhu, MA  menyampaikan, pemerintah kabupaten Minahasa utara siap melaksanakan amanat peraturan presiden no 76 tahun 2013 tentang pengelolaan pengaduan pelayanan publik serta surat edaran menteri pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi (PANRB) RI no 4 tahun 2016 tentang pengintegrasian pengelolaan pengaduan pelayanan publik dalam aplikasi SPAN! LAPOR.

“Regulasi ini menjadi pemicu dan motivasi bagi penyelenggara pelayanan publik untuk memaksimalkan pelayanan publik yang optimal dan memuaskan, sesuai aturan, format, prosedur dan sistem SOP yang ada, tanpa formaslisme birokrasi berbelit-belit tanpa mengecewakan publik.” papar Kuhu.

Dalam pemaparan Rosikin mengatakan pelaksanaan Bimtek bertujuan agar pejabat fungsional yang bertanggung jawab atas pengelolaan pengaduan pelayanan publik dapat berjalan normal kembali, sehingga mencapai sasaran yang diharapkan yaitu keterhubungan dan aktivasi serta user dan password bagi admin dan pejabat penghubung.

Identitas sistem pengelolaan pengaduan yang sudah terbangun di suatu Pemerintah Daerah tidak akan hilang. Dengan adanya aplikasi LAPOR!-SP4N, pemerintah daerah dapat terhubung dengan sistem tersebut yang dikelola Kementerian PANRB, dan tetap mengedepankan identitas serta sistem daerah itu sendiri.

Sesuai dengan road map kami, kementerian PANRB dapat memetakan sekaligus melihat bagaimana statistik kinerja kita bersama dalam pengelolaan pengaduan pelayanan publik.

“Kementerian PANRB membantu pimpinan daerah dalam rangka tindaklanjut aspirasi dari masyarakat, dimana era open data tidak bisa kita cegah, masyarakat bisa sampaikan semua aspirasinya, tentu dengan prosedur yang ada,” pungkas Rosikin.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Asisten ll  Alan mingkid, Asisten lll, para kepala SKPD, Aselon lll, Aselon lV.  (eby)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *