Sebut Sumilat adalah Guru dan Senior Yang Baik, Longkutoy: Siap Bawa Perubahan untuk Karumenga

LANGOWAN, identitasnews.id – Hukum Tua Desa Karumenga Kecamatan Langowan Utara Silvana Longkutoy, mengaku bangga dan bersyukur pernah terlibat dalam mengelolah pemerintahan yang dipimpin oleh Hukum Tua Joudy Sumilat. Dan selama menjadi perangkat desa, banyak hal yang didapat dan diperoleh, termasuk bimbingan dan arahan Hukum Tua Joudy Sumilat.

“Karena itu kurang lebih 11 tahun masuk dijajajaran pemerintahan Kuntua lama, saya banyak belajar mengendalikan pemerintahan, berdemokrasi, dan saya menggangap Pak Kuntua lama adalah guru dan senior saya,” ujar Longkutoy.

Dan disaat resmi memimpin desa ini , Longkutoy mengatakan bahwa dirinya hanya akan melanjutkan pemerintahan dari bapak Joudy, artinya regenerasi kepemimpinan di pemerintahan. Kepada masyarakat desa sekali lagi saya ucapkan terima kasih banyak kepercayaan yang diberikan kepada saya sebagai pemimpin.

“Ini merupakan amanah yang besar bagi desa Karumenga. Sekali lagi ini bukan tentang penghormatan. Tetapi lebih ke pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat ,” tuturnya.

Longkutoy, kemudian memohon hikmat untuk dapat membuat Karumenga lebih maju lagi, lebih sejahtera lebih makmur dari pemerintahan yang sebelumnya.

Dia juga mengatakan jikalau ada kesalahan ada masukan aspirasi, dan kritik yang membangun, kami terima untuk kemajuan desa.

Terkait perbedaan saat Pilhut, Dia mengatakan itu cuma bagian dari demokrasi. Pemilihan sudah selesai, sekat-sekat yang memisahkan itu sudah harus menjadi satu sebagai masyarakat desa.

Kedepan pemerintahan yang akan saya pimpin adalah pemerintahan yang jujur, transparan akuntable. Mengutamakan kepentingan masyarakat. Dan yang paling penting harus ada perubahan yang nyata bagi masyarakat.

“Jadi tidak mungkin saya sendiri, butuh dibantu oleh masyarakat, termasuk lembaga-lembaga di desa seperti perangkat desa, BPD, TP PKK dan lembaga kemasyarakatan lainnya tokoh masyarakat tokoh agama tokoh perempuan dengan semangat kebersamaan, semangat gotong royong guna membawa perubahan untuk desa yang tercinta,” pungkas Longkutoy. (rom)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *