Bulan Suci Ramadhan Menggema, Nahdlatul Ulama Minahasa Himbau Tingkatkan Keimanan

TONDANO, identitasnews.id – Bulan Suci Ramadhan atau Bulan Puasa, adalah bulan yang selalu dirindukan umat Islam. Bulan ini, mewajibkan umat Islam untuk menjalankan Puasa selama sebulan. penuh. Banyak hikmah dan manfaat yang bisa dipetik lewat perayaan ini. Dan lewat bulan puasa ini, umat Islam makin diberkahi.

Menurut Ketua Pengurus Cabang Nahdaltul Ulama (NU) Kabupaten Minahasa Haji Syafaruddin Madeppungeng, Bulan Suci Ramadhan, merupakan kesempatan bagi umat Islam untuk meningkatkan ketaqwaan dan keimanan kepada Sang Pencipta. Disisi lain, melalui bulan suci ini, umay Islam didorong untuk kian meningkatkan kerukunan dan saling menghormati dan menghargai umat lain yang berbeda keyakinan.

“Salah satu hikmah yang terus diajarkan bagi kami umat Islam disaat Bulan Suci Ramadhan tiba, adalah terus membangun kerukunan, keharmonisan dan kebersamaan dengan umat lain. Ini merupakan perintah agama dalam menjaga keutuhan dan kerukunan, oleh karena kita tak bisa hidup tanpa orang lain,” ujar Syafaruddi, Jumat, (13/2/2026) usai sholat Jum,at di Mesjid Baitul Ikhlas Langowan.

Lanjut dikakakannya, kerukunan antar umat beragama adalah kebutuhan utama yang wajib diwujudnyatakan setiap umat beragama. Sebab diakui lewat kerukunan kita bisa menjalankan kehidupan yang aman, dan damai, termasuk kita bisa menjalankan kewajiban kita yakni menjalankan perintah agama didalamnya Bulan Puasa.

Agama apapun dalam keyakinannya, selalu mengajarkan betapa penting dan indanya hidup dalam kerukunan, keharmonisan dan kebersamaan.

Dan, Bulan Suci Ramadhan, bulan yang penuh dengan berkah, hendaknya wajib dihormati oleh siapapun. Hal ini dilakukan agar umat Islam bisa nyaman, aman dan fokus menunaikan salah satu rukun wajib bagi umat Islam.

“Kami umat Islam tentu sangat membutuhkan ketenangan, kenyamanan agar kami bisa fokus menunaikan kewajiban ini. Hal ini bisa terwujud ketika kita saling menghormati dan menghargai kebebasan ini dengan bijak dan tidak menggangu,” papar Syafaruddin. (rom)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *