
Manado, identitasnews.id – Jumat 5 Juni 2026, Ribuan massa PKB padati Mission Center dalam Ibadah Agung Hari Persatuan (Hapsa) PKB Sinode GMIM Tahun 2026.
Sebelum masuk dalam ibadah, Ketua Umum Panitia Hapsa PKB Manado, Jimmi Gosal dalam laporan sambutan menyampaikan, patutnya kita mensyukuri pada ibadah agung kali ini terlihat ribuan PKB GMIM yang hadir sangat besar, inilah semangat kita pria kaum bapa.
“Kami berharap kegiatan yang berlangsung selama tiga hari dan diikuti ribuan peserta dari berbagai wilayah pelayanan GMIM di Sulawesi Utara, kiranya 32 kegiatan lomba yang sudah siap dilaksanakan bisa berjalan dengan baik,” tegasnya.
Dalam kesempatan ini juga, Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Victor Mailangkay, dalam Ibadah Agung Hari Persatuan Pria Kaum Bapa (Hapsa PKB) Sinode GMIM Tahun 2026, membacakan sambutan Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, yang menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh Pria Kaum Bapa GMIM yang merayakan Hapsa PKB 2026.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, saya menyampaikan selamat merayakan Hari Persatuan Pria Kaum Bapa Tahun 2026. Momentum iman yang penuh makna ini tidak hanya menjadi ajang persekutuan dan penguatan spiritual, tetapi juga wadah untuk memperkuat komitmen pelayanan, persaudaraan, serta pengabdian Pria Kaum Bapa bagi gereja, masyarakat, daerah, dan bangsa,” ujar Mailangkay saat membacakan sambutan gubernur.
lanjutnya, Hapsa PKB merupakan peristiwa penting dalam perjalanan pelayanan gereja. Melalui kegiatan ini, peran strategis Pria Kaum Bapa GMIM semakin terlihat dalam kehidupan bergereja maupun bermasyarakat.
“Hapsa PKB menjadi bukti bahwa Pria Kaum Bapa terus menunjukkan eksistensinya sebagai kelompok kategorial yang memiliki peran strategis. Kehadiran PKB bukan sekadar pelengkap organisasi gereja, tetapi menjadi pilar yang menjaga ketahanan keluarga, menopang pelayanan jemaat, dan menjadi teladan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan,” lanjutnya.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga mengajak seluruh anggota PKB GMIM untuk terus menghadirkan nilai-nilai Kristiani dalam kehidupan sehari-hari melalui pelayanan dan karya nyata.
“Dengan semangat Kibarkan, Kobarkan, dan Kabarkan, marilah kita terus mengibarkan iman kepada Kristus, mengobarkan semangat pelayanan dan persaudaraan, serta mengabarkan kasih Tuhan melalui karya dan pengabdian nyata bagi sesama,” tutupnya. (achel)












