Gerakan Zakat Dimulai, Muhammadiyah Bolmong Utara Resmi Lantik Pengurus LAZISMU

BOLMUT, Identitasnews.Id – Gerakan pengelolaan zakat secara terorganisir mulai digerakkan di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bolaang Mongondow Utara secara resmi melantik dan mengukuhkan jajaran pengurus Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (LAZISMU).

Pelantikan tersebut berlangsung di Masjid Darul Azmi, Desa Soligir, Kecamatan Kaidipang, Sabtu (7/3/2026), dalam suasana khidmat yang dihadiri pengurus Muhammadiyah, tokoh masyarakat, serta jamaah setempat.

Peresmian kepengurusan LAZISMU ini menjadi langkah strategis Muhammadiyah Bolmong Utara dalam memperkuat gerakan filantropi Islam, khususnya dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah secara lebih terstruktur dan profesional.

Dengan terbentuknya kepengurusan ini, LAZISMU Bolmong Utara kini resmi menjalankan tugas sebagai lembaga yang menghimpun sekaligus menyalurkan dana umat kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dalam kepengurusan yang baru dikukuhkan, Abdullah Diu, S.Ag., M.Pd., dipercaya memimpin LAZISMU Bolaang Mongondow Utara sebagai ketua.

Di bawah kepemimpinannya, lembaga ini akan menggerakkan program penghimpunan zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat untuk kemudian disalurkan kepada para penerima manfaat.

Secara syariat, penerima zakat atau mustahik terdiri atas delapan golongan yang berhak menerima bantuan, seperti fakir, miskin, hingga kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan sosial lainnya.

Melalui pengelolaan yang terorganisir, LAZISMU diharapkan mampu menjadi penghubung antara para muzakki,pemberi zakat,dengan masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Kehadiran lembaga ini juga diharapkan memperkuat semangat kepedulian sosial dan solidaritas di tengah masyarakat Bolaang Mongondow Utara.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bolaang Mongondow Utara, Dr. Ir. Hi. Saeroji, M.Si., dalam sambutannya mengajak seluruh warga Muhammadiyah serta umat Islam untuk memanfaatkan keberadaan LAZISMU sebagai sarana menyalurkan zakat, infak, dan sedekah.

Menurutnya, zakat memiliki peran besar dalam membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus memperkuat kesejahteraan sosial umat.

Ia menegaskan bahwa keberadaan LAZISMU bukan hanya diperuntukkan bagi warga Muhammadiyah saja.

Sebaliknya, lembaga ini terbuka bagi seluruh umat Islam yang ingin menyalurkan zakat, infak, maupun sedekah melalui lembaga yang terpercaya dan dikelola secara profesional.

“Melalui LAZISMU, kita memiliki wadah yang jelas untuk berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Pelantikan pengurus LAZISMU Bolmong Utara berlangsung bertepatan dengan momentum bulan suci Ramadhan yang identik dengan semangat berbagi dan kepedulian sosial.

Bagi Muhammadiyah, Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat gerakan filantropi Islam serta mendorong masyarakat untuk lebih aktif menunaikan zakat dan sedekah.

Setelah prosesi pelantikan dan pengukuhan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang diikuti seluruh tamu undangan serta jamaah yang hadir.

Kebersamaan tersebut kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan salat Maghrib berjamaah, disusul salat Isya, tarawih, hingga witir.

Suasana religius dan penuh kekeluargaan terasa sepanjang rangkaian kegiatan tersebut.

Kehadiran LAZISMU di Bolaang Mongondow Utara diharapkan mampu memperkuat gerakan zakat yang selama ini berkembang di tengah masyarakat.

Melalui pengelolaan yang profesional, transparan, dan amanah, lembaga ini diyakini dapat menjadi pilar penting dalam membantu masyarakat kurang mampu.

Selain menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, LAZISMU juga diharapkan mampu mengembangkan berbagai program pemberdayaan umat, seperti bantuan pendidikan, penguatan ekonomi keluarga, hingga program sosial kemasyarakatan lainnya.

Dengan demikian, zakat tidak hanya menjadi bentuk ibadah, tetapi juga menjadi kekuatan sosial yang mampu mendorong kesejahteraan masyarakat secara lebih luas. (Fadlan)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *