Hadiri Ibadah Syukur Hukum Tua Tolok, Pandey: Jadilah Pemimpin Yang Takut Akan Tuhan

TOMPASO, identitasnews.id – Camat Tompaso Stefry V Pandey ST MAP, menghadiri ibadah syukur Hukum Tua Terpilih Desa Tolok Reki Lumentah S.PD.K, Sabtu (18/7/2026).

Dalam sambutannya, Pandey mengatakan Pemilihan Hukum Tua Serentak di Kabupaten Minahasa tahun 2026 ada 358 calon hukum tua, yang terpilih tentunya sesuai jumlah desa yaitu 129 desa, meskipun ada 1 desa yang masih berproses. Berarti yang belum terpilih lebih banyak berjumlah 229. Dan bagi yang belum terpilih semua akan indah pada waktunya dalam rencana Tuhan.

Lanjut Pandey, atas nama pemerintah saya mengucapkan terima kasih banyak kepada calon-calon hukum tua yang sudah memberi diri dalam pemilihan, kemudian panitia dan seluruh masyarakat desa.

“Kami bangga dan memberikan apresiasi, sebab pemilihan di desa Tolok berjalan dengan tertib, dengan aman dan damai. Secara de jure dan secara de facto tanggal 14 Juli 2026 telah dilantik 128 hukum tua di Kabupaten Minahasa salah satu atas nama bapak Reki Lumenta S.PD.K. Tanggal 15 Juli lalu telah dilaksanakan serah terima jabatan dan administrasi. Ucapan terima kasih kepada hukum tua ibu Sheany B Mandang untuk semua pengabdian bagi masyarakat. Tidak ada gading yang tidak retak kalau ada kekurangan biarlah ini menjadi sebuah motivasi, sebuah masukan bagi pemerintah yang baru untuk melengkapinya dan tetap sampai akhirnya,” tutur Pandey.

Sesuai pesan Bupati Minahasa, ada tiga hal yang hendak saya sampaikan, pertama adalah rekonsiliasi, karena kita tahu bersama waktu pilhut ada perbedaan mungkin ada kata-kata dari masyarakat ,dari pendukung yang menyakitkan dan sebagainya seperti kata pendeta lupakan saja. Kita tatap saja ke depan untuk membangun desa Tolok. Jadi segera melakukan rekonsiliasi merangkul dan mempersatukan seluruh elemen dan komponen masyarakat.

Yang kedua jadilah pemimpin yang takut akan Tuhan ini kunci keberhasilan untuk menjadi pemimpin untuk menjadi hukum tua di desa tolong bapak bupati sampaikan jangan memimpin dengan dendam tapi jadilah pemimpin yang memimpin dengan kasih dan takut akan Tuhan niscaya ada kesuksesan dan keberhasilan dalam tugas-tugas.

Kemudian yang ketiga dalam waktu dekat ini harus melakukan konsolidasi jajaran artinya melaksanakan rapat secepat-cepat memulai tugas dan tanggung jawab yang baru di desa Tolok.

Dari kesaksian di bagian awal tadi sekitar 37 tahun enam bulan menjadi PNS, ini luar biasa, jadi hal yang biasa karena sudah biasa dengan birokrasi pemerintahan dan background juga tidak diragukan pribadi kuntua yang mencintai Tuhan.

“Sekali lagi jadilah pemimpin yang takut akan Tuhan ini yang paling pokok. Karena itu adalah awal sebuah kesuksesan. Pemimpin tidak bisa bekerja dengan baik tanpa dukungan rakyat, dan rakyat juga akan susah tanpa pemimpin. Mari kita bersama-sama membangun desa Tolok yang sama-sama kita cintai. Kita topang visi dan misi dari pada hukum tua terpilih. Ketika pemaparan visi misi banyak kerinduan hukum tua untuk memajukan, mensejahterakan masyarakat desa ,” pungkasnya.

Dia kemudian berpesan melayanilah dengan hati demi mewujudkan desa Tolok yang maju. Memang panjang sekali jabatan hukum tua saat ini yakni 8 tahun, ini berdasarkan undang-undang yang baru untuk itu jaga kesehatan ini yang paling pokok jaga kesehatan apalagi dalam umur -umur seperti ini tapi masih dituntut untuk kerja keras, kemudian jaga pikiran supaya tetap tenang, tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan asal kita berjalan di kebenaran tidak usah takut, jika berjalan bersama dengan Tuhan hadapi saja, maju pantang mundur dan jaga perasaan dan hati untuk tetap mencintai dan melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya. (rom)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *