Pilhut Kanonang Satu Dipantau Bupati dan Wabup Minahasa, Walangitan: Berjalan Aman dan Sukses

KAWANGKOAN, identitasnews.id – Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) di Desa Kanonang Satu Kecamatan Kawangkoan Barat di pantau langsung oleh Bupati Minahasa Robby Dondokambey dan Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, Anggota DPD RI Stefa BAN Liow, Kajati Sulut yang diwakili Asisten Intelejen dan Forkompimda Minahasa, serta sejumlah pejabat pemkab Minahasa.

Plh Hukum Tua Desa Kanonang Satu Heppy Walangitan, menyambut rombongan, dan melaporkan kepada Bupati bahwa Pilhut berjalan dengan aman dan lancar.

“Terima kasih Bupati dan Wakil Bupati bersama rombongan yang telah berkunjung di TPS Kanonang Satu. Ini merupakan sebuah kehormatan bagi kami, ” ujar Walangitan.

Dikatakan Walangitan, dirinya sangat bangga dan bersyukur sebab pemillih yang menyampaikan hal pilih pada Pilhut ini mencapai kurang kebih 95 persen.

“Bayangkan dari 637 pemilih di Kanonang Satu yang masuk dalam DPT, yang tak memilih hanya 29 orang, dan mereka semua ini berada di luar daerah. Dengan jumlah pemilih yang sangat signifikan ini, berarti tugas pemerintah untuk terus mensosialisasikan dan meyakinkan bahwa betapa pentingnya Pilhut ini, berhasil dan di sambut dengan baik oleh masyarakat terutama wajib pilih. Ini merupakan hasil kerja keras kita semua, pemerintah dan panitia Pilhut,” tuturnya.

Dengan terpilihnya kembali Bapak Lucky Kasenda, Walangitan berharap semua masyarakat menyambutnya dengan penuh syukur dan sukacita. Sebab apapun hasilnya, siapapun yang terpilih, kita harus terima dengan hati yang tulus dan ikhlas.

“Kita harus bersikap dewasa, menerima dan mendukung Hukum Tua terpilih. Inilah jalan yang harus kita terima. Mari kita dukung penuh pemimpin kita. Kita semua harus bersinergi dan bekerja sama untuk membangun Kanonang Satu menjadi lebih baik dan maju,” tegasnya.

Akhirnya terima kasih kepada panitia Pilhut yang telah bekerja dengan senang hati dan kompak. Terima kasih kepada segenap lapisan masyarakat yang telah mendukung suksesnya agenda ini. Kini saatnya kita bergandengan tangan, lupakan perbedaan yang telah membatasi kita berada diruang umum. (rom)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *