SANGIHE.Identitasnews.id – Gangguan pada Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) di Kabupaten Kepulauan Sangihe yang sudah berlangsung lebih dari dua pekan mengakibatkan aktivitas keuangan bahkan aktivitas perekonomian di daerah perbatasan tersebut terdampak. Sebab SIPD yang merupakan sistem utama dalam pengelolaan keuangan daerah kini tidak dapat digunakan untuk proses pencairan anggaran.
Kepada sejumlah awak media, Selasa (31/03/2026), Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Cherry Wesselly Londo, ST., M.Ed.Dev mengatakan bahwa Pemerintah Daerah telah mengambil langkah dengan menyurati Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) guna meminta penjelasan dan solusi.
“Kami sudah menyampaikan surat ke Pusdatin, namun hingga saat ini SIPD masih belum dapat digunakan. Kami mohon masyarakat bersabar”, ujarnya.
Menurut Londo, jika kondisi ini terus berlanjut maka akan berdampak pada penyerapan anggaran daerah. Sebab proses pencairan dana tidak dapat dilakukan tanpa dukungan sistem yang terintegrasi, termasuk rekening operasional pengeluaran yang terhubung dalam SIPD.
Ia juga mengatakan bahwa gangguan berkepanjangan ini tidak hanya mempengaruhi administrasi pemerintahan, tetapi juga berpotensi menghambat ekonomi masyarakat.
Kita berharap saja kepada pemerintah pusat, sambil menanti langkah konkrit untuk pemulihan layanan SIPD agar bisa kembali berjalan normal, kuncinya.(jl)












