LANGOWAN, identitasnews.id – Bau busuk kian menyengat dari tumpukkan sampah di Pasar Langowan yang sudah beberapa hari tak kunjung diangkat oleh Dinas Lingkungan Hidup (DHL) Kabupaten Minahasa.
Selain menganggu pemandangan. Bau busukpun kian menyengat. Praktis menggangu aktivitas masyarakat dan bukan tidak mungkin menimbulkan penyakit.
Pemerhati Pembangunan Langowan Jems Tuyu, saat dimintai tanggapan mengaku sangat menyesalkan masalah ini. DLH dinilai lalai menjalankan tugas pokoknya.
Padahal kebersihan pasar Langowan merupakan tanggung-jawab DLH. Dan setiap hari pasar pedagang wajib membayar iuran kebersihan yang langsung ditagih oleh petugas yang ditempatkan oleh DLH.
“Lantas iuran kebersihan dikemanakan. Ini soal timbal balik dari iuran kebersihan yang ditagih tiap pasar oleh DLH kepada aemua pedagang. Lantas kenapa sampah dibiarkan membusuk dan tak kunjung diangkat,” tegas Tuyu, Kamis (22/1/2026).
Tuyu kemudian mempertanyakan kinerja DLH, yang cuma suka menagih iuran kebersihan, giliran mengangkat sampah yang merupakan kewajibannya tak dilakukan.
Tuyu kemudian meminta Bupati Minahasa Robby Dondokambey dan Wakil Bupati Vanda Sarundajang, untuk mengevaluasi kinerja pejabat di DLH.
“Tolong Bupati dan Wakil Bupati segera evaluasi kinerja pejabat DLH ,” pinta Tuyu.
Diketahui sampah ini sudah beberapa hari dibiarkan dan tak kunjung diangkat. Tindakan tegas harus segera dilakukan, sebagai bentuk efek jerah bagi pejabat. (rom)












